Kisah ini bermula saat aku baru duduk di bangku SMP. Aku
baru mengenal yang namanya CINTA, yah. . . bisa dibilang ini cinta monyet.
Awalnya aku ketemu dia setelah MOS (Masa Orientasi Siswa) . yaitu hari
pertamaku resmi menjadi siswi SMPN 1 Nusantara.
“kriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiing!!!”
bunyi alarm memengkakkan telingaku, dengan malas aku terbangun dan melangkah
menuju kamar mandi. setelah mandi aku mengenakan seragam baru yang sudah
disiapkan oleh mamaku. Aku bangga, mulai hari ini aku sudah memakai seragam
putih dongker, berarti perjalanan baru akan segera dimulai. “nak ayo turun!
Sarapan dulu!” teriak mamaku dari ruang makan. “iya ma, bentar lagi” jawabku.
Tak lama kemudian aku menuruni anak tangga dengan tergesa-gesa. “wah...wah...ternyata
anak papa sekarang sudah memakai seragam putih dongker, berarti sudah gede ya”
goda papaku sambil mengacak rambutku. “iya dong pa,mulai sekarang via bukan
anak kecil lagi” jawabku bangga. “oh iya ma,via langsung berangkat saja
ya,soalnya takut telat, entar via sarapan dikantin sekolah saja” kemudian aku
mencium tangan mama dan papa. Aku menuju sekolah berjalan kaki bersama
sahabatku rini yang kebetulan rumahnya dekat denganku. Disepanjang jalan kami
berceloteh tentang sekolah baru kami, sehingga tak terasa kami sudah sampai
disekolah.
“viiiiiii....sini!” teriak luna memanggilku, ketika aku baru
memasuki gerbang sekolah. “iya lun ada apa?” aku menghampirinya. “kamu belum
lihat pengumuman?” tanyanya. “belum,emang pengumuman apa?”tanyaku penasaran.
“tuh pengumuman kelas sudah ditempel di mading” tunjuknya ke arah kerumunan
siswa-siswa di depan mading. aku langsung menuju kesana, berdesak-desakan
dengan anak-anak yang lain. Setelah melihat-lihat, ternyata namaku terdaftar di
kelas VIIA yaitu kelas unggulan. “selamat ya vi...ternyata kamu masuk kelas
unggulan!” rini mengagetkanku kemudian ia mengulurkan tangannya memberi selamat
kepadaku. “makasih ya rin, aku gak nyangka kalo aku diterima di kelas unggulan”
aku menyambut uluran tangannya. “meskipun kita beda kelas, tapi kamu jangan
sungkan-sungkan main ke kelasku yah” ucapnya. “iya rin,pasti aku main ke
kelasmu” tegasku.
Kriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiing!!!! Bel sudah berbunyi,
pertanda KBM akan segera dimulai. Aku dan rini berlalu meninggalkan mading, kami
menuju kelas masing-masing. Setelah sampai di kelas VIIA ternyata disana sudah
banyak teman-teman baruku, hampir semua bangku sudah ditempati. Hanya tinggal
satu bangku yang kosong. Yaitu dipojok belakang dekat jendela. Aku terpaksa
harus duduk disana, bersebelahan dengan seorang siswi berkacamata. Tak lama
kemudian seorang guru memasuki kelasku.
“assalamu’alaikum anak-anak” sapanya ramah. “wa’alaikum
salam bu”jawab kami serempak. “anak-anak karena hari ini adalah hari kalian
disini, jadi hari ini akan diisi perkenalan saja, silahkan maju satu-persatu
dan perkenalkan diri kalian”. Setelah perkenalan selesai akhirnya bel
istirahatpun berbunyi. Semua teman-temanku berlalu meninggalkan kelas,kecuali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar