Rabu, 14 September 2016

BUKU HARIAN SANG KEKASIH

PERJALAN HIDUP SANG KEKASIH
31 january 2016
Malam ini aku bermimpi mereka, yah . . . cinta pertama dan terakhirku. Aku tak tau mengapa mereka datang secara bersamaan. Yang aku herankan, kenapa aku hanya berdiri menatap keduanya secara bergantian, dan mereka menatapku sendu. Bahkan salah satu di antara mereka ada yang menangis.

10 February 2016
Ya allah. . . ada apa dengan mimpiku? Kenapa aku mimpi seperti itu Lagi, mimpi yang benar2 membuatku khawatir. Mimpi yang menakutkan. Aku takut jika itu benar2 nyata. Aku tak mau kehilangan lagi. Ya allah. . . jangan engkau ambil ibu, hanya beliau yang kami punya. Kami terlalu kecil untuk ditinggalkan. Kami masih sangat membutuhkannya. Aku mohon ya allah, sembuhkanlah ibu. Angkatlah penyakitnya, aku ingin melihat ibu sehat seperti dulu lagi. Sayangi dan kasihanilah ibu ya allah. Ya allah. . . dengarkanlah rintihan hambaMu ini. Hanya padamu hamba meminta ya Allah, tolonglah hambamu. . . berilah kebahagiaan untuk kami.


17 februari 2016
Ini udah kesekian kalinya kamu menyuruh aku pergi. Dan ini juga kesekian kalinya kamu menyia-nyiakan aku. kesalahan apa yang aku perbuat hingga kamu tega menyuruh aku pergi. Tapi aku tetap mencoba bertahan. Aku berusaha mempertahankan hubungan kita yang sudah sejauh ini. Kapan kamu bisa mengerti aku, seperti aku mengerti kamu? Kamu selalu bilang khawatir saat aku sakit, tapi buktinya ucapanmu itu bertolak belakang dengan perlakuan kamu. Aku tak tau sejauh mana aku akan bertahan, hati ini juga sering kau lukai.

07 maret 2016
Cha. . . hari ini aku ujian, tapi kenapa pikiranku hanya tertuju ke kamu? Aku gak bisa konsentrasi cha. Cha aku kangen sama kamu, bangettttt. Ngirim ra cha :’( ,aku sangat ingin ketemu. Saat ini aku hanya pengen nangis, aku pengen nangis di pundakmu. Bagaimana keadaanmu disana cha? Apa yang kamu lakukan sekarang? Aku pengen tau, apakah kamu juga memikirkan aku?
Sayang, mengingat perkataanmu tadi malam itu membuatku sakit. Semalam aku nangis, kenapa hubungan kita seperti ini? Padahal aku sudah bahagia denganmu, toh bukan kita yang membuat masalah, kenapa mesti keluargaku yang tak menyukai kamu? Apa salahmu cha? Haruskah hubungan kita terpisah karena tak direstui? Aku tak mau itu terjadi cha. Aku tak ingin berpisah denganmu, jangan tinggalkan aku cha :’( . aku tak bisa membayangkan keadaanku jika tanpa kamu. Itu sangat menakutkan cha. Cha haruskah aku membantah mereka? Saat ini Aku hanya ingin memperjuangkanmu seperti yang kamu lakukan terhadapku. Aku akan berusaha mempertahankan kamu cha. Haruskah aku nganggur saja dirumah gak usah kuliah? Agar kamu sama keluargaku tidak kontra? Aku sedih cha. Kenapa keluargaku tidak seperti keluargamu yang begitu menyayangi aku. disetiap solat tahajudku aku selalu menangis dalam sujudku, aku meminta Tuhan untuk selalu menjaga dan melindungimu disana. Aku juga selalu meminta agar Tuhan memberikan yang terbaik untuk kita. Cha, jangan goyah ! jangan tinggalkan aku karena keluargaku. Mungkin kamu berfikir ini yang terbaik untuk mereka, tapi kamu juga harus memikirkan aku, belum tentu ini yang terbaik buat aku. ini hanya membuatku terluka. Yang terbaik bagiku hanya 1, yaitu bisa berada disampingmu selama aku bernafas. Terlalu banyak yang aku harapkan darimu cha, aku ingin bersanding denganmu dipelaminan seperti yang kamu janjikan dulu cha. Aku ingin menjadi tulang rusukmu yang hilang, aku ingin menjadi ibu dari anak2mu, dan aku ingin menjadi tua bersamamu. Aku sangat menyayangimu cha. Jangan pernah tinggalkan aku ! :’( :) :’)
Hidupku begitu menyedihkan !
“haruskah kita pergi ketempat dimana disitu tak akan ada orang yang mengenali kita,disana tak akan ada orang yang bisa menghalangi kita lagi,mungkin disana kita akan bahagia”





Tidak ada komentar:

Posting Komentar