PERJALAN HIDUP SANG KEKASIH
31 january 2016
Malam ini aku bermimpi mereka, yah . . . cinta pertama dan terakhirku. Aku
tak tau mengapa mereka datang secara bersamaan. Yang aku herankan, kenapa aku
hanya berdiri menatap keduanya secara bergantian, dan mereka menatapku sendu.
Bahkan salah satu di antara mereka ada yang menangis.
10 February
2016
Ya allah. . . ada apa dengan mimpiku? Kenapa aku mimpi seperti itu Lagi,
mimpi yang benar2 membuatku khawatir. Mimpi yang menakutkan. Aku takut jika itu
benar2 nyata. Aku tak mau kehilangan lagi. Ya allah. . . jangan engkau ambil
ibu, hanya beliau yang kami punya. Kami terlalu kecil untuk ditinggalkan. Kami
masih sangat membutuhkannya. Aku mohon ya allah, sembuhkanlah ibu. Angkatlah
penyakitnya, aku ingin melihat ibu sehat seperti dulu lagi. Sayangi dan
kasihanilah ibu ya allah. Ya allah. . . dengarkanlah rintihan hambaMu ini.
Hanya padamu hamba meminta ya Allah, tolonglah hambamu. . . berilah kebahagiaan
untuk kami.
17 februari 2016
Ini udah kesekian kalinya kamu menyuruh aku pergi. Dan ini juga kesekian
kalinya kamu menyia-nyiakan aku. kesalahan apa yang aku perbuat hingga kamu
tega menyuruh aku pergi. Tapi aku tetap mencoba bertahan. Aku berusaha
mempertahankan hubungan kita yang sudah sejauh ini. Kapan kamu bisa mengerti
aku, seperti aku mengerti kamu? Kamu selalu bilang khawatir saat aku sakit,
tapi buktinya ucapanmu itu bertolak belakang dengan perlakuan kamu. Aku tak tau
sejauh mana aku akan bertahan, hati ini juga sering kau lukai.
07 maret 2016
Cha. . . hari ini aku ujian, tapi kenapa pikiranku hanya tertuju ke kamu?
Aku gak bisa konsentrasi cha. Cha aku kangen sama kamu, bangettttt. Ngirim ra
cha :’( ,aku sangat ingin ketemu. Saat ini aku hanya pengen nangis, aku pengen
nangis di pundakmu. Bagaimana keadaanmu disana cha? Apa yang kamu lakukan
sekarang? Aku pengen tau, apakah kamu juga memikirkan aku?
Sayang, mengingat perkataanmu tadi malam itu membuatku sakit. Semalam aku
nangis, kenapa hubungan kita seperti ini? Padahal aku sudah bahagia denganmu,
toh bukan kita yang membuat masalah, kenapa mesti keluargaku yang tak menyukai
kamu? Apa salahmu cha? Haruskah hubungan kita terpisah karena tak direstui? Aku
tak mau itu terjadi cha. Aku tak ingin berpisah denganmu, jangan tinggalkan aku
cha :’( . aku tak bisa membayangkan keadaanku jika tanpa kamu. Itu sangat
menakutkan cha. Cha haruskah aku membantah mereka? Saat ini Aku hanya ingin
memperjuangkanmu seperti yang kamu lakukan terhadapku. Aku akan berusaha
mempertahankan kamu cha. Haruskah aku nganggur saja dirumah gak usah kuliah?
Agar kamu sama keluargaku tidak kontra? Aku sedih cha. Kenapa keluargaku tidak
seperti keluargamu yang begitu menyayangi aku. disetiap solat tahajudku aku
selalu menangis dalam sujudku, aku meminta Tuhan untuk selalu menjaga dan
melindungimu disana. Aku juga selalu meminta agar Tuhan memberikan yang terbaik
untuk kita. Cha, jangan goyah ! jangan tinggalkan aku karena keluargaku.
Mungkin kamu berfikir ini yang terbaik untuk mereka, tapi kamu juga harus memikirkan
aku, belum tentu ini yang terbaik buat aku. ini hanya membuatku terluka. Yang
terbaik bagiku hanya 1, yaitu bisa berada disampingmu selama aku bernafas.
Terlalu banyak yang aku harapkan darimu cha, aku ingin bersanding denganmu
dipelaminan seperti yang kamu janjikan dulu cha. Aku ingin menjadi tulang
rusukmu yang hilang, aku ingin menjadi ibu dari anak2mu, dan aku ingin menjadi
tua bersamamu. Aku sangat menyayangimu cha. Jangan pernah tinggalkan aku ! :’(
:) :’)
Hidupku begitu menyedihkan !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar